Disbun Kutim Hadirkan Alat Baru dalam Simulasi Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun

img

Simulasi Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, SANGATTA- Dinas Perkebunan Kutai Timur menggelar simulasi pengendalian kebakaran lahan dan kebun pada Selasa (29/11/2022) kepada satu regu brigade yang berjumlah 15 orang. Simulasi ini lanjutan dari kegiatan bimbingan teknis yang sebelumnya sudah digelar lebih dulu.

Dikatakan Kepala Bidang Perlindungan Dinas Perkebunan Kutai Timur Didik Prayitno, untuk mengendalikan musibah kebakaran lahan dan kebun tidak hanya bisa dilakukan dengan teori saja. Namun, harus direalisasikan berbarengan dengan simulasi.

Pasalnya, regu pengendalian kebakaran harus sigap bahkan paham bagaimana penerapan alat-alat dan mengetahui posisi saat dilapangan. "Dengan simulasi ini, mereka diharapkan bisa menerapkan dan mempraktekkan apa yang diajarkan jika terjadi kebakaran dilapangan," jelasnya.

 

Simulasi ini menghadirkan instruktur yang profesional, yaitu dari Manggala Agni, Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian LHK. "Semacam UPT teknis dari Kementerian LHK, daerah operasi kawan-kawan ini cukup luas sebab mencakup Kaltim dan Kaltara," terangnya.

Para peserta yang mengikuti simulasi ini diajarkan berbagai persiapan. Mulai dari peralatan yang fungsinya berbeda-beda hingga SOP dilapangan. Instruktur pun memaparkan kegunaan alat-alat yang ditampilkan dalam simulasi. Terutama, alat baru yang diberikan Pemerintah Provinsi Kaltim.

"Memang ada beberapa teman yang sudah mengikuti kegiatan, tapi kan sekian tahun kaku. Ada juga beberapa anggota yang baru mengikutinya. Tahun ini kita inisiasi kembali untuk merefresh mereka dengan peralatan baru, seperti LPG tadi kan baru juga," papar Ketua Brigade Kabupaten Kutai Timur tersebut.

"Itu mesin baru, harus dikenalkan. Jangan sampai sudah kejadian malah bikin repot. Kita ingin mereka mengenali aspek-aspek terkait pengendalian kebakaran, termasuk peralatan yang baru itu. Jadi tujuannya kearah sana, sehingga kawan-kawan bisa lebih terampil saat dilapangan. Semoga simulasi ini bermanfaat bagi tim regu pengendalian kebakaran di Kutai Timur," sambungnya.(adv)